PROSES PERTANIAN

 PENGERTIAN PERTANIAN

Pertanian secara sempit yaitu proses budidaya tanaman pada suatu lahan yang hasilnya dapat mencukupi kebutuhan manusia. Atau proses bercocok tanam yang dilakukan di lahan yang telah di siapkan sebelumnya dan dikelola menggunakan cara manual tanpa terlalu banyak menggunakan manajemen.

 Pertanian secara luas pengertian dari pertanian adalah suatu kegiatan manusia yang termasuk didalamnya yaitu bercocok tanam, peternakan, perikanan dan juga kehutanan. biasa dipahami orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam serta pembesaran hewan ternak meskipun cakupannya dapat pula berupa pemanfaatan mikroorganisme dan bioenzim dalam pengolahan produk lanjutan, seperti pembuatan keju dan tempe,  penangkapan ikan atau eksploitasi hutan. 


JENIS PERTANIAN 

a. Sawah

pengertian sawah secara umum bisa dikatakan sebagai lahan pertanian yang digunakan untuk budidaya tanaman padi menggunakan sistem pengairan.sawah dibagi menjadi dua yaitu sawah irigasi dan sawah non irigasi. Sawah Irigasi merupakan pertanian dengan pengairan teratur, tidak bergantung curah hujan. Sedangkan non-irigasi, kebalikannya, bergantung pada air alam seperti, air hujan, pasang surutnya air sungai/laut, dan air rembesan.

b. Tegalan

Tegalan daerah dengan lahan kering yang bergantung pada pengairan air hujan, ditanami tanaman musiman atau tahunan dan terpisah dari lingkungan dalam sekitar rumah, permukaan yang tidak rata. Pada saat musim kemarau lahan tegalan akan kering dan sulit untuk ditumbuhi tanaman.

c. Ladang

Ladang masuk ke dalam ekosistem buatan karena keberadaan ladang dibuat oleh manusia sebagai pemenuh kebutuhan hidup akan makanan. Manusia berperan penting dalam ekosistem ladang, baik dalam pembentukan struktur, komponen, dan pengaturan ladang. Pada mulanya, ladang dibuat dengan sistem berpindah-pindah setelah beberapa kali panen. Namun karena kesadaran petani lokal yang semakin tinggi terhadap bahayanya sistem pertanian tersebut, maka saat ini ladang pun dibuat secara menetap dengan sistem kepemilikan.

d. Kebun

Kebun adalah lahan yang ditanami satu jenis pohon dan bertahan dalam waktu lama ,sekalipun panen hasilnya tidak habis karena setiap musim pasti panen. Bisa berada di dataran tinggi maupun dataran rendah cenderung berlokasi lurus tidak menjurang.


TAHAP BUDIDAYA TANAMAN PANGAN

1. Pengolahan Lahan

Lahan yang siap untuk ditanami adalah lahan yang sudah diolah terlebih dahulu dengan cara dibajak, lalu dihaluskan sampai gembur. Pembajakan lahan dapat dilakukan secara manual, dicangkul, dibajak menggunakan bantuan hewan, hingga dengan traktor.

2. Pemilihan Benih

Ketika memilih benih, tentukan yang punya kualitas terbaik. Ciri benih yang baik adalah benih dari varietas unggul, benihnya sehat, memiliki vigor (sifat benih) yang baik, dan tidak memiliki atau menularkan organisme pengganggu tanaman (OPT).


3. Pemupukan

Tujuan pemupukan adalah memberi nutrisi pada tanaman agar bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal. Pemupukan harus dilakukan secara tepat, dengan memperhatikan ketepatan jenis, mutu, waktu, dosis, hingga cara pemupukannya.

4. Pemeliharaan tanaman

Pemeliharaan tanaman meliputi penyiraman, penyulaman (mengganti tanaman mati/rusak), dan pembumbunan (tanah digundukkan di pangkal batang tanaman). Setiap tanaman memiliki kekhasan masing-masing. Pemeliharaan harus dilakukan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan spesifik tanaman pangan. Hal ini berguna agar tanaman dapat tumbuh secara optimal dan menghasilkan produk pangan bermutu tinggi.


5. Panen dan Pasca Panen Tahap akhir dari proses budi daya tanaman pangan adalah panen. Pemanenan tanaman pangan harus dilakukan pada waktu yang tepat agar kualitas hasil produk tanaman pangan juga optimal ketika dikonsumsi. Selain itu, Penentuan masa panen yang tepat berbeda untuk setiap tanaman pangan dan harus mengikuti standar yang berlaku.


5. Pemasaran

Langkah mendasar dari tahapan pemasaran adalah mengidentifikasi dan memahami masalah pelanggan. Berdasarkan itu, Anda dapat membuat strategi yang berbeda berdasarkan identifikasinya.

0 Komentar